PLNKitsbs.co.id

Wadah Berbagi Para Penduduk Indonesia

Pengertian Sejarah Secara Etimologi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia mengatakan bahwa sejarah merupakan asal-usul, peristiwa atau peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau. Tidak jauh dari pengetahuan Sejarah dengan artian sebagai pengetahuan atau pengungsi uraian tentang peristiwa atau peristiwa yang benar-benar terjadi dengan masa lampau.

Ruang diskusi ilmu sejarah dapat dibagi menjadi empat, yaitu sejarah sebagai seni, sejarah sebagai ilmu, sejarah sebagai cerita dan sejarah sebagai kisah. Keempat hal di atas memiliki resolusi dan makna yang berbeda-beda dan di atas kegunaan untuk menunjang pengetahuan atau pengetahuan.

Dengan ini ada beberapa pengertian sejarah yang menglobalisasi terhadap dunia, sebagai penunjang atau pendorong pengetahuan umum.

Juga Pajak: .Pengertian HAM

DAFTAR ISI ARTIKEL

Pengertian Sejarah Secara Etimologi
Menurut Pengertian Sejarah sebelum Ahli
1. Muhammad Yamin
2. Moh Hatta
3. Muhammad Ali
4. Rosellan Abdulgan
5. Sarton Caridijo
6. Ishmun
7. Ibn Khaldun
8. Ariestoteles
9. Benenetto Cross
10. J. Bank

Pengertian Sejarah Secara Etimologi

Shajarah – Syajaratun yang artinya pohon. Akan tetapi, di Indonesia, sejarah Indonesia yang berarti asal usul, silsilah, opini, dan skema perbincangan akan menyederhanakan pohon dengan ranting, cabang, serta daun. Suara diasas sebagai sejarah pemahaman sebagai pertumbuhan atau perkembangan dari pohon, dimana sejarah adalah sebagai akarnya.

Menurut Pengertian Sejarah sebelum Ahli

Sejarah sangat menentukan actif dalam kehidupan manusia yang pernah terjadi di masa lampau, agar generasi setiap manusia tidak kehilangan referensi untuk hidup dimasa depan.

Jika ditelaah secara umum, maka manfaat pengetahuan untuk mengetahui hal-hal yang dimasa lalu lalu yang mendukung berbagai pengetahuan. Beriku beberapa pemahaman sejarah menurut para ahli setiap sejarawan dimasa lalu:

1. Muhammad Yamin
Sejarah merupakan beberapa pengetahuan yang disusun atas dasar pembahasan dari beberapa peristiwa, yang dapat membuktikan kebenarannya dan dapat dibuktikan sebagai bahan yang benar-benar terjadi.

Hal ini menjelaskan fakta sejarah pondasi dari ilmu pengetahuan yang diperoleh dari berbagai pembahasan lampau yang dapat dicari kebenarannya.

2. Moh Hatta
Moh Hatta mengemukakan tentang sejarah dengan artian suatu perwujudan tentang masa lampu. Berikut ini adalah sejarah yang bukan hanya berasal dari mula dari berbagai peristiwa, akan tetapi sebagai bentuk nyata dari suatu peristiwa.

Hal ini akan berbeda arah dari segi dinamika atau ilmu yang terkait dengan benda bergerak dan tenaga yang menggerakkannya.

3. Muhammad Ali
Berbeda dengan pendapat Mohit Ali Tentang pengertian pengungsi sejarah. Mu Ali Mengatakan bhva sjarah merupakan keseluruhan dari perubahan dan peristiwa-peristiwa yang benar-benar terjadi.

Nah dengan maxud tujuan fakta sejarah adalah ilmu perubahan-perubahan yang terjadi pada suatu peristiwa yang pernah terjadi dimasa lampau.

4. Rosellan Abdulgan
Roeslan abdulgani mengemukakan fakta sejarah adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang memfasilitasi atau membahas secara prosedural. Karena pada dasarnya yang mendukung berbagai pengetahuan itu berasal dari yang dimasa lampau.

Serta menjadi bukti terhadap peristiwa yang terjadi. Hal ini pastinya akan mempengaruhi suara perkembangan ilmu pengetahuan di masa depan.

5. Sarton Caridijo
Pengertian Sejarah menurut Sartono Kartididjo merupakan penggambaran deskriptif tentang partisipasi lengkap terhadap peristiwa yang terjadi di masa lalu. Bagikan cerita yang membuat acara kembali di masa lalu ke masa sekarang.

Bagaimana bentuk pengungkapannya melalui arus dan proses pengalaman dimasa lalu, yang menjadi bahan ajar terhadap kehidupan dimasa sekarang.

6. Ishmun
Pengertian sejarah menurut Ismaun mengemukakan tentang suatu ilmu pengetahuan yang mengisahkan tentang kisah, berkaitan dengan peristiwa atau kjadian yang telah dilakukan dengan segala aspek.

Sejarah yang merupakan catatan atau rekaman yang disusun dengan cermat tentang kehidupan umat dimasa lalu. Berbagai kisah zaman dulu bertentangan dengan kisah yang mencoba menjadi bahan penunjang untuk menambah wawasan serta pengetahuan.

7. Ibn Khaldun
Pengertian sejarah menurut Ibnu Khaldun yang mengatakan bahwa sebagai catatan masyarakat tentang masyarakat atau manusia yang terjadi dari watak atau sifat masyarakat tersebut. Hal ini menjadikan sejarah sebagai catatan dari sifat manapun watak.

Artikel referensi: Ruangguru

Artikel lainnya:

Tags:

About

View all posts by