PLNKitsbs.co.id

Wadah Berbagi Para Penduduk Indonesia

Olahraga yang Sebaiknya Dihindari Penderita Spondilolistesis

  • Home
  • Kesehatan
  • Olahraga yang Sebaiknya Dihindari Penderita Spondilolistesis

Orang dengan spondylolisthesis biasanya mengalami nyeri di punggung bagian bawah. Ini tentu membatasi gerakan yang bisa mereka lakukan, serta jenis olahraga. Meski sehat, jenis olahraga yang salah sebenarnya bisa berakibat fatal bagi penderita spondylolisthesis. Untuk menghindari efek negatif, berikut adalah beberapa olahraga yang harus dihindari oleh penderita spondylolisthesis.

Penderita spondylolisthesis masih bisa berolahraga, tetapi jenisnya tentu harus disesuaikan dengan kondisi tulang belakang. Latihan ringan seperti berjalan dan jogging, misalnya, dianggap aman karena tulang belakang tidak di bawah tekanan.

Olahraga yang Sebaiknya Dihindari Penderita Spondilolistesis

Sebaliknya, latihan berikut harus dihindari karena dapat menyebabkan rasa sakit dan memperburuk gangguan tulang belakang:

1. Angkat beban
Saat berlatih dengan beban, gunakan punggung dan pinggang Anda sebagai pendukung. Beban yang berasal dari besi pemberat akan dipusatkan di tulang belakang. Tekanan pada tulang belakang meningkat, menyebabkan rasa sakit.

Meskipun harus dihindari, orang dengan spondylolisthesis sebenarnya dapat mengangkat beban dengan lebih aman. Misalnya, menggunakan beban yang ringan dan tidak mengangkatnya terlalu lama.

2. Berbagai gaya berenang
Berenang adalah olahraga yang cukup aman dan direkomendasikan bagi mereka yang memiliki masalah tulang belakang. Namun, beberapa gaya berenang dapat berisiko bagi mereka yang memiliki spondylolisthesis.

Beberapa gaya yang harus dihindari spondylolisthesis ketika berenang adalah kekuatan yang memberikan tekanan berlebihan pada kehidupan. Misalnya, jika Anda melakukan gaya bebas, pastikan Anda tidak terlalu banyak membalikkan tubuh sehingga Anda tidak menambah sakit punggung pada punggung bagian bawah.

3. Gerakan yang fokus melatih punggung bawah
Sit-up, mengangkat kaki yang berbaring dan memperpanjang rintangan adalah beberapa contoh gerakan olahraga yang harus dihindari oleh orang-orang dengan spondylolisthesis. Alasannya adalah bahwa semua gerakan ini memaksa tulang belakang melengkung.

Lengkungan tulang belakang bisa memperburuk rasa sakit. Jika Anda ingin melatih punggung bagian bawah, pilih gerakan aman yang dapat mengobati rasa sakit akibat spondylolisthesis, seperti kerutan parsial atau kecenderungan panggul.

4. Kalsium, sepak bola, dan gerakan yang menarik otot
Kalsium dan sepak bola adalah olahraga yang ampuh untuk melatih berbagai bagian tubuh. Namun, latihan ini juga membuat otot punggung tegang sehingga berisiko menggerakkan tulang belakang lebih jauh.

Orang dengan spondylolisthesis juga harus menghindari senam, berbagai seni bela diri dan gerakan yang menarik kembali otot. Seperti halnya kalsium, olahraga ini dapat memicu rasa sakit dan memperburuk kondisi tulang belakang.

5. Latihan berdampak tinggi
Latihan dampak tinggi adalah latihan intensitas tinggi yang dengan cepat membakar banyak kalori ke tubuh. Meskipun bermanfaat, latihan ini harus dihindari oleh orang-orang dengan spondylolisthesis karena itu menyebabkan kejutan besar dan tekanan pada tulang belakang.

Untuk orang dengan duri normal, latihan berdampak tinggi seperti lompat tali, lompat katak dan lompat jongkok dapat meningkatkan stabilitas tubuh. Pada pasien dengan spondylolisthesis, latihan ini sebenarnya dapat menyebabkan cedera pada kehidupan.

Olahraga sebenarnya bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang belakang pasien dengan spondylolisthesis. Namun, manfaat ini hanya bisa didapat jika Anda memilih jenis olahraga yang tepat.

Pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum menjalani rutinitas olahraga apa pun. Konsultasi berguna untuk menentukan jenis latihan yang harus dihindari untuk melindungi tulang belakang dari cedera dan kerusakan.

Baca Juga :

About

View all posts by