PLNKitsbs.co.id

Wadah Berbagi Para Penduduk Indonesia

Ciri ciri kingdom animalia

Kingdom Animalia atau biasa disebut organisme eukariotik (organisme dengan sel kompleks) yang multiseluler. Tidak seperti tanaman, hewan tidak memiliki klorofil sehingga mereka tidak dapat melakukan fotosintesis untuk menghasilkan makanan mereka sendiri. Karena itu, hewan harus mencari makanan sendiri untuk mendapatkan energi dan kemudian makanan dicerna dalam tubuh. Proses ini membutuhkan oksigen dan menghilangkan karbon dioksida sebagai zat limbah.

Karakteristik hewan adalah sel hewan tidak memiliki dinding sel. Banyak hewan mengandung sel-sel otot untuk pergerakan dan sel-sel saraf mereka yang bekerja untuk menanggapi rangsangan apa pun.

Ciri ciri kingdom animalia

Makhluk hidup multiseluler (mereka memiliki banyak sel)
Heterotrofik (tidak bisa membuat makanan Anda)
Membutuhkan oksigen
Memiliki sel otot untuk mengemudi dan sel saraf untuk stimulasi
Umumnya reproduksi seksual, tetapi beberapa filum juga menggunakan reproduksi aseksual
Bentuk normal selalu diploid (2n)

Klasifikasi Kerajaan Animalia

Kingdom Animalia terdiri dari kelompok invertebrata, yaitu kelompok hewan yang tidak memiliki vertebra dan kelompok vertebrata yang memiliki tulang belakang.
invertebrata

Kelompok invertebrata dibagi menjadi beberapa filum, yaitu Porifera, Celenterata, Platiahelminthes, Nemathelminthes, Annelida, Mollusca, Arthropoda dan Echinodermata.
1. Phylum Porifera (Hewan berpori / kenyal)
sepon

Hewan multiseluler dengan tubuh keropos, jaringan yang belum terbentuk, memiliki kerangka dan aliran air.
Heterotrofik dengan memperoleh makanan dalam air yang masuk ke tubuh melalui pori-pori.
Kehidupan di laut, melekat pada batu atau benda lain.
Reproduksi aseksual dengan pembentukan tunas, tunas (tunas internal) dan regenerasi. Reproduksi seksual dengan pembentukan gamet.
Porifera diklasifikasikan menjadi tiga kelas berdasarkan konstituen kerangka, yaitu Hexactinellida, Demospongiae dan Calcaera.

Peran Porifera sebagai spons mandi atau alat gosok dan berpotensi sebagai obat kanker.

2. Phylum Coelenterata (binatang berlubang)

Coelenterata

Hewan diploblastik multiseluler yang tubuhnya telah membentuk jaring, dalam bentuk polip atau ubur-ubur dengan tentakel yang menyengat, memiliki rongga pencernaan, sistem saraf sederhana dan tidak ada sistem ekskresi.

Heterotrofik dan menggunakan tentakel untuk menangkap mangsa.

Habitat ada di laut

Reproduksi aseksual dengan pembentukan tunas polip dan reproduksi seksual dengan pembentukan gamet dari ubur-ubur atau polip.

Berdasarkan bentuk dominan dalam siklus hidup, ia dibagi menjadi tiga kelas: Hydrozoa, Scyphozoa dan Anthozoa.

Baca juga Artikel terperinci tentang: Penjelasan klasifikasi Celenterata (Cnidaria) dan karakteristiknya
3. Phylum Platyhelminthes (cacing pipih)

Platyhelminthes

Triploblastic aselomata dengan badan simetris bilateral, memiliki sistem saraf, sistem pencernaan berlubang, tidak memiliki sistem sirkulasi, respirasi dan ekskresi.

Kehidupan bebas di laut, air tawar, tempat basah atau parasit pada hewan dan manusia.

Hemafrodit, reproduksi seksual sendiri atau silang, reproduksi aseksual dengan fragmentasi diikuti oleh regenerasi.

Klasifikasi ini dibagi menjadi tiga kelas, yaitu Turbellaria, Trematoda dan Cestoda.

4. Phylum Nemathelminthes (Thread Worms)

Pseudoselomata hewan triploblastik, tubuh simetri bilateral yang dilapisi elips dengan sistem pencernaan lengkap, sistem sirkulasi dengan cairan pseudoselomik, tidak memiliki sistem pernapasan dan ekskresi.
Kehidupan bebas atau parasit

Kehidupan di tanah basah, air tawar atau dasar laut bebas adalah parasit pada manusia, hewan dan tumbuhan.

Reproduksi seksual

Contoh dari parasit Nemathelminthes adalah nematoda, cacing tambang, cacing kremi, cacing filaria dan cacing Trichinella.

Baca juga artikel terperinci tentang Nemathelminthes: definisi, karakteristik, struktur tubuh, dan klasifikasi dan peran lengkap
5. Annelids (cacing gelang)

annelid

Hewan triploblastik, tubuh simetris bilateral tersegmentasi, memiliki otot, sistem pencernaan lengkap, sistem peredaran darah, sistem saraf tali, yang merupakan sistem saraf yang terdiri dari ganglia otak yang menghadap tubuh dekat faring dan saraf yang menembus ke dalam segmen tubuh dan memiliki sistem ekskresi. Ini tidak memiliki sistem pernapasan, itu adalah hemafrodit atau gonocoris (alat kelamin pria dan wanita terpisah dalam individu yang berbeda).

Hidup bebas di dasar laut, air tawar, tanah dan tempat-tempat basah atau parasit di vertebrata.

Reproduksi seksual atau aseksual.

Dibedakan menjadi 3 kelas, yaitu, Polycha

About

View all posts by