PLNKitsbs.co.id

Wadah Berbagi Para Penduduk Indonesia

Cara Menanam Pohon Coklat

Cokelat adalah jenis makanan olahan yang sangat digemari banyak orang karena rasanya yang lezat. Berbagai jenis makanan olahan juga menggunakan cokelat sebagai campuran. Dimulai dengan anak-anak dan bahkan orang tua, mereka sangat menyukai cokelat dan hampir semua makanan yang mereka konsumsi kebanyakan mengandung cokelat.

Untuk mempelajari lebih lanjut, berikut adalah beberapa informasi tentang cokelat. Cokelat adalah makanan yang terbuat dari biji kakao yang diubah menjadi bahan olahan yang lezat.

Tanaman kakao itu sendiri memiliki nama Latin Theobroma cacao L, salah satu jenis tanaman perkebunan yang berasal dari Amerika Selatan, yang kemudian didistribusikan di beberapa negara tropis, salah satunya terjadi di Indonesia. Karena kakao, seperti perkebunan lainnya, memiliki waktu panen musiman karena masuknya perkebunan, kakao dapat dipanen dalam periode tahunan. Biji kakao yang digunakan sebagai cokelat olahan tidak hanya banyak diminati, tetapi menurut lahan coklat juga memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh.

Berikut adalah cara menanam pohon coklat

1. Mempersiapkan Lahan

Habitat tanaman coklat adalah hutan dengan iklim tropis dan banyak naungan. Cokelat tumbuh dengan baik di tanah dengan humus dan pH antara 6,1 dan 7. Tinggi yang baik 1-600 meter di atas permukaan laut, tetapi ketinggian bumi yang penuh dengan cokelat bisa mencapai maksimum 1.200 meter di atas permukaan laut. Di Indonesia, pohon kakao tumbuh subur di daerah dengan curah hujan lebih dari 3.000 mm atau 1.700 mm. Pastikan tanah bebas dari gulma, ramuan utama di bidang pertanian. Siapkan juga pohon pelindung di sekitar perkebunan pohon coklat.

2. Memilih bibit kakao yang bagus

Sifat-sifat bibit kakao yang baik, yaitu benih yang sehat tidak dimakan oleh tungau, bebas penyakit, memiliki daun dan akar yang tidak cacat. Biji kakao dapat diperoleh dengan menggunakan biji kakao yang ada dan menaburnya di ladang untuk ditanam. Metode selanjutnya dapat menggunakan metode vegetatif dengan stek atau okulasi untuk mendapatkan biji yang Anda inginkan. Bibit kakao yang baik ditanam selama 4-5 bulan

3. Jarak tanam yang baik

Setelah menanam pohon peneduh hingga 12-18 bulan. Hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah membuat lubang di perkebunan. Pembuatan lubang ini dimulai dengan jarak dari perkebunan dengan menempatkan ranting-ranting kayu di tempat-tempat yang menjadi lubang. Jarak tanaman disesuaikan dengan jenis pertumbuhan tanaman, sumber bahan tanaman dan kesuburan tanah. Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah area tanaman cokelat yang biasanya terbentuk. Di bawah ini adalah tabel dengan jarak dan jumlah pohon kakao per hektar.

4. Menanam bibit cokelat

Setelah menentukan jarak, polanya juga harus diperhitungkan. Tujuan penentuan model penanaman adalah untuk mengoptimalkan jumlah tanaman per hektar, untuk mengoptimalkan fungsi pohon peneduh dan untuk meminimalkan kerugian dari nilai kesuburan tanah. Motif penanaman yang sering digunakan di perkebunan kakao adalah motif tanam pagar persegi atau ganda.

Dalam model penanaman persegi panjang, pohon pelindung persegi panjang tidak memiliki jarak antara dua baris pohon kakao. Pohon pelindung persis di diagonal empat pohon kakao. Dalam model perkebunan persegi, pohon bayangan segitiga sama. Perbedaannya terletak pada posisi pohon pelindung antara dua Gawangan dan dua baris, yang membentuk segitiga sama sisi.

Sekian artikel tentang Cara Menanam Pohon Coklat semoga bermanfaat.

Baca Juga:

Tags:

About

View all posts by